Apa itu Bimi-Lalala?

Prefektur Shizuoka memiliki variasi bahan paling banyak di Jepang, sehingga Anda dapat menikmati bahan-bahan musiman kapan pun Anda berkunjung.
Kami harap Anda menikmati kelezatan Shizuoka sambil menyenandungkan "lalala" bersama cerita dan pemandangan setempat.Frasa "Oishii lalala" lahir dari ide ini. Selain itu, "-ra" dalam dialek Shizuoka berarti "-sho" (kemungkinan merujuk pada sesuatu yang rasanya mirip).Ke mana pun Anda pergi, pesannya adalah, "Enak, kan? Kan? Kan?"
Memproduksi makanan terkaya di JepangSifat Shizuoka,
Pemikiran orang-orang yang memelihara budaya makanan kitaSebuah perjalanan untuk mengungkap.
Gunung Fuji, gunung tertinggi di Jepang,
Lautan Suruga adalah yang terdalam di Jepang,
Air jernih mengalir dari Pegunungan Alpen Selatan.
Dan alam yang luar biasaBerbagai macam bahan paling beragam di Jepang
Orang-orang Fujinokuni adalah
Menghubungkan Ibu Kota Timur dan BaratUntuk wisatawan yang bepergian di sepanjang Tokaido
Terjalin dengan berkah bumi dan pemikiran masyarakat
Menyajikan hidangan musiman,
Kami telah membangun budaya makanan yang kaya.

Kapan pun Anda berkunjung, tempat ini penuh dengan
Sambil menjelajahi hidangan musiman,
Kisah di balik kelezatannya
Sebuah perjalanan untuk mengungkap dan menikmati sepenuhnya.
Nikmati dengan alam yang luar biasa.
Benda-benda dari laut, benda-benda dari pegunungan,Aku bersyukur atas semua itu,
Dari masa lalu ke masa depanKami menghubungkan kekayaan makanan Shizuoka.


"Lezat sekali la la la"Pengenalan konten
Tentang merek Bimi-Lalala
Prefektur Shizuoka telah mempromosikan "wisata gastronomi" di seluruh prefektur sejak tahun fiskal 4, menciptakan perjalanan yang berpusat pada "pesona yang berakar pada tanah air" seperti budaya makanan lokal, produsen, dan iklim.
Untuk mempromosikan inisiatif ini, sebuah lokakarya diadakan, yang mempertemukan para pemangku kepentingan dari berbagai bidang, termasuk produsen, koki, operator pariwisata, dan pejabat pemerintah daerah di prefektur tersebut, untuk berbagi daya tarik dan nilai makanan dan perjalanan yang unik di Shizuoka.
Pada lokakarya tersebut, para peserta mendiskusikan cara terbaik untuk mengekspresikan keberagaman bahan-bahan dan budaya makanan yang dipelihara oleh lingkungan alam dan sejarah Shizuoka, dan cara terbaik untuk menyajikannya kepada wisatawan dari luar prefektur dan luar negeri.
Melalui diskusi tersebut lahirlah brand promosi wisata gastronomi “Omi-lalala”.
Nama ini melambangkan kegembiraan berkeliling Shizuoka, bersenandung mengikuti alunan hidangan lezatnya, dan keinginan untuk menyampaikan kepada pengunjung, "Enak sekali, ya, ya, ya?" dengan menggabungkan dialek lokal "-ra" (-desho) dengan gagasan untuk menyampaikan hal ini kepada pengunjung.

Konsepnya
Nilai-nilai Inti
- Prefektur Shizuoka menawarkan keragaman bahan makanan terlengkap di Jepang dan merupakan wilayah yang luas dengan banyak karakteristik daerah yang berbeda, sehingga Anda dapat menikmati bahan makanan musiman dan budaya makanan lokal kapan pun Anda berkunjung.
nilai emosional
- Nikmati hidangan musiman sambil merasakan keagungan alam
- Perjalanan khusus melalui "musim" dan "cerita"
- Menghubungkan Timur dan Barat: Rasakan kehangatan dan rasa aman dari keramahtamahan yang dipupuk oleh kota-kota pos serta kedalaman budaya kulinernya.
- Tidak peduli berapa kali Anda berkunjung, Anda dapat berharap untuk menemukan penemuan baru dan terkesan.
Nilai Fungsional
- Nikmati cita rasa musiman yang berbeda setiap musimnya
- Restorannya luas, memungkinkan Anda menikmati makanan dengan latar belakang sejarah dan budaya yang berbeda.
- Makanan bersumber dari segala arah: laut, gunung, dan sungai.
Fakta
- Gunung Fuji, gunung tertinggi di Jepang, dan Teluk Suruga, teluk terdalam di Jepang.
- Air jernih mengalir dari Pegunungan Alpen Selatan ke Teluk Suruga
- Pemandangan alam dan topografi yang luar biasa menyediakan berbagai macam bahan langka
- Sejarah dan budaya menyambut wisatawan di sepanjang Sungai Tokaido
- Sumber makanan yang melimpah dari laut, pegunungan, dan pedesaan, serta hasil bumi musiman




